Pendidikan dan Perkembangan jaman


Dalam era globalisasi seperti saat ini membuat dunia tanpa batas, kemajuan teknologi informasi telah mengubah semua aspek dalam kehidupan manusia, tak terkecuali dunia pendidikan. Menurut Wikipedia Globalisasi adalah proses integrasi internasional yang terjadi karena pertukaran pandangan dunia, produk, pemikiran dan aspek-aspek kebudayaan lainya.
Guru sebagai garda terdepan dalam pendidikan harus tanggap dan aktif dengan perkembangan yang ada. Dalam kenyataan yang ada banyak sekali guru yang buta “IT”. Seperti tidak bisa menggunakan komputer, tidak tau internet dan sebagainya. Alhasil, mereka pun mengalami kesulitan dalam mengintegrasikan penggunaan iptek ke dalam proses pembelajaran.
Padahal banyak sekali hal positif yang dapat dimanfaatkan guru dari internet apalagi untuk bidang studi yang membutuhkan referensi terbaru mengenai perkembangan terkini seperti sains. Guru juga akan menemukan banyak hal-hal baru mengenai metode pembelajaran, gambar, video, media pembelajaran terbaru yang dapat diterapkan dalam kelas,
Guru sebagai seorang pendidik hendaknya harus terus belajar mengikuti perkembangan teknologi. Sertifikasi yang diberikan pemerintah hendaknya digunakan untuk peningkatan ke profesionalanya yang menyangkut bidangnya sebagai pendidik.Tidak ada kata terlambat dalam belajar , berapapun usianya.Hal ini karena sudah menjadi tuntutan pekerjaan.

Menghadapi perkembangan zaman yang ada proses pembelajaran hendaknya mengedepankan siswa aktif  dan berfikir kreatif. Bahkan tidak hanya dalam bidang pengetahuan saja namun sikap dan ketrampilan pun perlu diolah. Percuma kalau hanya pandai dalam segi pengetahuan tapi tidak memiliki sikap yang baik. Melihat realita yang ada di masyarakat banyak sekali sikap siswa yang menyimpang. Ditambah lagi pengaruh negatif dari lingkungan, TV dan internet. Hal ini menjadi tantangan berat bagi insan pendidikan untuk menghadapi tantangan jaman.




LATIHAN SOAL KELAS IV TEMA VIII (TEMPAT TINGGALKU)

LATIHAN SOAL KELAS IV TEMA IX ( MAKANANKU SEHAT DAN BERGIZI)

Pergeseran Paradigma Belajar Abad 21

Tema pengembangan kurikulum 2013 adalah dapat menghasilkan insan Indonesia yang produktif, kreatif, inovatif, dan afektif melalui penguatan sikap (tahu mengapa), keterampilan (tahu bagaimana), dan pengetahuan (tahu apa) yang terintegrasi. Diakui dalam perkembangan kehidupan dan ilmu pengetahuan abad 21, kini memang telah terjadi pergeseran baik ciri maupun model pembelajaran. Inilah yang diantisipasi pada kurikulum 2013. Skema 1 menunjukkan pergeseran paradigma belajar abad 21yang berdasarkan ciri abad 21 dan model pembelajaran yang harus dilakukan.
iklan2-skema1
iklan2-gambar1
iklan2-gambar2
Sedang gambar 1 adalah posisi kurikulum 2013 yang terintegrasi sebagaimana tema pada pengembangan kurikulum 2013. Sudah barang tentu untuk mencapai tema itu, dibutuhkan proses pembelajaran yang mendukung kreativitas. Itu sebabnya perlu merumuskan kurikulum yang mengedepankan pengalaman personal melalui proses mengamati, menanya, menalar, dan mencoba (observation based learning) untuk meningkatkan kreativitas peserta didik. Di samping itu, dibiasakan bagi peserta didik untuk bekerja dalam jejaringan melalui collaborative learning. Pertanyaannya, pada pengembangan kurikulum 2013 ini, apa saja elemen kurikulum yang berubah? Empat standar dalam kurikulum meliputi standar kompetensi lulusan, proses, isi, dan standar penilaian akan berubah sebagaimana ditunjukkan dalam skema elemen perubahan.
Perubahan yang Diharapkan
Pengembangan kurikulum­­ 2013, selain untuk memberi jawaban terhadap beberapa permasalahan yang melekat pa­da kurikulum 2006, bertujuan ju­ga untuk mendorong peserta didik atau siswa, mampu lebih baik dalam melakukan observasi, bertanya, bernalar, dan meng­omunikasikan (mempresentasikan), apa yang di­ per­oleh atau diketahui setelah siswa menerima materi pembelaj­aran.
iklan2-skema2
Melalui pendekatan itu di­harapkan siswa kita memiliki kom­petensi sikap, keterampilan, dan pengetahuan yang jauh lebih ba­ik. Mereka akan lebih kreatif, inovatif, dan lebih produktif. Sedikitnya ada lima entitas, masing-masing peserta didik, pendidik dan tenaga kepe­ndidikan, manajemen satuan pendidikan, Negara dan bangsa, serta masyarakat umum, yang diharapkan mengalami perubahan. Skema 2 menggam­barkan perubahan yang diharapkan pada masing-masing en­itas.
sumber :
http://www.kemdikbud.go.id/kemdikbud/uji-publik-kurikulum-2013-2

Manfaat Banyak PR (Pekerjaan Rumah)

Banyak yang menilai PR sebagai beban, bahkan merepotkan bagi siswa maupun orang tua, namun jika dilihat dari sisi yang berbeda banyak manfaatnya tatkala seorang anak mendapatkan PR.
 BBC.co.uk menulis bahwa, selain memperdalam ilmu yang dipelajari anak di sekolah, pemberian PR juga ditujukan agar orang tua terlibat aktif dalam proses belajar putra-putrinya. Aktif disini membuat orang tua terlibat dalam belajar anak, sehingga orang tua tahu betul kemampuan sang anak.

Ketika mengerjakan PR di rumah dan anak tidak dapat menjawab soal , anak diharapkan bertanya pada orang tua. Proses bertanya dan menjawab ini menjadi ajang bagi anak dan orang tua untuk berkomunikasi secara intens sehingga orang tua tau betul kesulitan anak. 

Sang anak pun merasa diperhatikan dan dibantu dari kesulitan, hal ini akan menimbulkan kerjasama antar keduanya.Dengan adanya interaksi ini anak akan terbuka tentang kesulitan-kesulitanya disekolah,kejadian yang dialami dan diharapkan orang tua mamapu mendampingi dalam perkembanganya.


APLIKASI GOOGLE YANG DAPAT DIMANFAATKAN DALAM PEMBELAJARAN


Guru yang "Up To Date" pastilah selalu kreatif dalam menciptakan pembelajaran di kelas.Model pembelajaran klasik hendaknya diubah dengan pembelajaran yang menarik. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan aplikasi dari Google. Berikut ini aplikasi yang dapat anda coba:

1.Google Earth. Dengan Google Earth kita dapat menjelajah seluruh penjuru dunia dengan fitur 3D.Hal ini dapat kita manfaatkan dalam pembelajaran IPS ataupun IPA yang berkaitan dengan bumi.Untuk mencoba Google Earth silahkan klik disini.

2.Google Maps. Google Maps memungkinkan siswa untuk belajar peta lebih mendalam, mencari alamat dan melihat keadaan sekitarnya dengan tampilan satelit.Silahkan klik disini untuk mencoba Google Maps.

3.Blogger.Guru dapat memanfaatkan Blogger untuk membuat blog pribadi. Dengan blog tersebut guru dapat memposting berbagai hal yang terkait dengan pembelajaran misalnya materi, latihan soal online, tugas, foto video , karya karya siswa dan lain sebagainya.Silahkan klik disini untuk mencoba Blogger

4.Google Web Search. Mesin pencari Google dapat menjadi media pembelajar yang luar biasa bagi guru dan siswa jika digunakan dengan bijak.Misalnya untuk mencari materi, foto, video lagu dan sebagainya.Klik disini untuk mencoba Google Web Search



5.Gmail.Gmail memungkinkan kita untuk berkirim surat elektronik yang biasa disebut e-mail. Dengan e-mail kita dapat mengirimkan tugas / sebaliknya siswa dapat mengumpulkan tugas dari manapun dan kapanpun . Klik disini untuk mencoba GMail


6.Google News. Dengan aplikasi ini guru dan siswa dapat mencari berita di seluruh dunia tentunya yang berkaitan dengan pembelajaran .Klik disini untuk mencoba Google News





GURU MASA KINI ?


Guru masa kini ? ehm suatu pertanyaan yang menarik bagi kita. Cepatnya perkembangan jaman sekarang ini telah mengubah segala aspek dalam kehidupan masyarakat.Mau tidak mau perkembangan jaman harus kita lalui.Tak terkecuali profesi pendidik yang dinamakan guru.

Guru masa kini hendaknya memiliki tiga tingkat kecerdasan diantaranya :
  1. Kecerdasan Intelektual : Guru dituntut profesional dengan latar belakang akademis sesuai bidang yang diajarkan, kreatif, inovatif,tidak gagap IPTEK dan mau belajar dan belajar.
  2. Kecerdasan Emosional : Guru harus mampu mengendalikan emosi, berwibawa, karakter baik yang dapat diteladani, dan dimanapun menempatkan dirinya sebagai guru yang dapat "digugu dan ditiru"
  3. Kecerdasan Spiritual : Menjalankan agamanya dengan spiritual yang tinggi, dan menerapkan dalam perilaku sehari-hari.

KURIKULUM 2013 MULOK BAHASA JAWA UNTUK SD/SDLB/MI

Berikut ini Kurikulum Mulok Bahasa Jawa untuk jenjang SD/SDLB/MI Provinsi Jawa Tengah. Untuk mendownloadsnya klik simbol . . . di sebelah kanan kemudian klik downloads.

SILABUS BAHASA JAWA SD/SDLB/MI

Pelajaran Bahasa Jawa merupakan materi muatan lokal yang diajarkan 2 jam tiap minggunya. Berikut ini Silabus Bahasa Jawa untuk jenjang SD/SDLB/MI. Untuk mendownloadsnya klik simbol ... disebelah kanan kemudian klik downloads.