LOKAKARYA PERDANA GURU PENGGERAK ANGKATAN KE 4

 



A.   Kegiatan lokakarya perdana dilaksanakan pada : Sabtu, 9 Oktober 2021 di Hotel Novotel Solo

 Kegiatan Lokakarya Perdana diikuti oleh CGP dan Kepala sekolah serta di damping oleh pengajar Pratik dan tim pendamping dari dinas pendidikan Kota Surakarta dan Provinsi Jawa tengah serta tim teknis dari P4TK Matematika Yogyakarta. Jumlah Peserta secara rinci terlampir.

D. Kegiatan Lokakarya dimulai secara pleno di ballroom hotel Novotel dihadiri Kepala cabang dinas Pendidikan wilayah I Provinsi Jawa Tengah dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Surakarta serta penanggung jawab kegiatan dari P4TK matematika  Yogyakarta. Kegiatan pembukaan dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia raya, marsk Guru Penggerak dan Do’a oleh perwakilan pengajar Pratik

       Acara selanjutnya adalah paparan program guru penggerak oleh penanggungjawab kegiatan dari P4TK matematika. Dilanjutkan paparan kebijakan dinas pendidikan Kota Surakarta sekaligus membuka kegiatan lokakarya perdana. Kegiatan Pleno diakhiri dengan paparan kebijakan dinas pendidikan provinsi oleh Ka. Cabdin wilayah I.

     Setelah break pagi , acara dilanjutkan di/kelas masing-masing, yang masing-masing kelas terdapat 2 kelompok. Satu kelompok  berisi CGP Antara 6-7 orang. Dalam satu kelas terdapat 2 kelompok. Pada sesi kelas ini masing masing didampingi oleh 2 Pengajar Pratik, Kepala sekolah masing-masing CGP dan perwakilan Dinas pendidikan.

     Pada sesi kelas inidilaksanakan perkenalan tim pendamping dan pendukung PGP, Perkenalan CGP dan kepala sekolah, dilanjutkan orientasi kegiatan lokakarya perdana dan diakhiri  kesepakatan kelas untuk break makan siang. Setelah istirahat, kegiatan dilanjutkan masih di kelas dengan memetakan harapan dan kekawatiran CGP dan kepala sekolah, sesi diskusi perjalanan CGP selama 9 bulan, Kemudian melanjutkan dengan membuat komitmen bersama Antara CGP dengan kepala sekolahnya. Kegiatan ditutup dengan refleksi peserta/CGP.



MABATIK (Mari Belajar TIK)




            Dalam perkembangan jaman yang semakin pesat siswa perlu dibekali dengan pengetahuan dan ketrampilan dalam menggunakan komputer. Sehingga siswa terampil menggunakan dalam kehidupan sehari-hari. Terlebih lagi saat ini di jenjang SD tiap tahun diadakan AKM (Asesmen Kompetensi Minimum) yang mana dalam AKM siswa harus bisa mengoperasikan komputer

             MABATIK (Mari Belajar TIK) adalah program unggulan dari SDN Slembaran. Program ini  mengajarkan penggunaa TIK (teknologi Informasi dan Komunikai) kepada siswa . Dalam Mabatik siswa juga diajari mengenai bagaimana menggunakan Internet yang baik, memfilter konten internet yang tidak baik, menggunakan internet untuk mencari informasi dan belajar yang menyenangkan menggunakan internet, serta membuat gambar sederhana menggunakan kompu

         Siswa sangat Antusias mengikuti kegiatan ini, di SDN Slembaran terdapat berbagai macam ekstra seperti pramuka, hadrah, gamelan namun ektra yang menjadi favorit siswa adalah Mabatik. 




Absensi Online Siswa Cocok untuk PJJ

 



Alamat Link Aplikasi : http://bit.ly/absensios

Aplikasi Sistem Absensi Online Siswa (SIOS) SDN Slembaran adalah sebuah system absensi online yang dapat digunakan dengan smartphone seperti HP android atau ios . Aplikasi ini merupakan aplikasi online yang dapat diakses dimana saja dan kapan aja. Aplikasi ini sangat membantu guru dalam mengecek kehadiran siswa dalam pembelajaran daring seperti di saat pandemi ini.










LOKAKARYA 3 GURU PENGGERAK

 


Kegiatan lokakarya perdana dilaksanakan pada : Sabtu, 19 Maret 2021 di Hotel Harris – POP Surakarta

Kegiatan Lokakarya Ketiga diikuti 1 kelas dengan 2 PP,13 CGP, 13 Kepala Sekolah, 2 Pengawas Dinas, serta tim dari P4TK Matematika Yogyakarta. 

 





 Agenda kegiatan dalam lokakarya ini adalah

1. Pembukan dan kesepakatan belajar

2. Berbagi Impian Pendidik

3. Ambil pelajaran dan gali mimpi

4. Visi, misi, dan program sekolah berpihak kepada murid

5. Menyepakati aksi jangka pendek

6. Penutup dan tindak lanjut


EVALUASI SISTEM PENDIDIKAN




Menurut Ralph Tyler, Evaluasi adalah proses yang menentukan sampai sejauh mana tujuan pendidikan dapat dicapai

Cronbach dan Stufflebeam  :Upaya menyediakan informasi untuk disampaikan  kepada pembuat keputusan.

Sedangkan Provus dan Maclcolm mendefinisikan  evaluasi sebagai perbedaan apa yang ada dengan  suatu standard untuk mengetahui apakah  ada selisih. Sedangkan berdasarkan konsensus para evaluator  mendefinisikan Evaluasi adalah penelitian yang sistematik atau yang teratur tentang manfaat beberapa obyek.

Program  ( yang dikaitkan dengan evaluasi ) didefinisikan  sebagai suatu unit atau kesatuan kegiatan  yang merupakan realisasi atau implementasi dari suatu kebijakan yang berlangsung dalam proses yang berkesinambungan dan terjadi dalam suatu organisasi yang melibatkan sekelompok orang.


Evaluasi Program : upaya untuk mengetahui tingkat keterlaksanaan suatu kebijakan secara cermat dengan cara mengetahui efektivitas masing-masing kompunennya

Secara formatif evaluasi dipakai untuk perbaikan dan pengembangan  kegiatan yang sedang berjalan. Sedang secara  sumatif evaluasi  dapat dipakai sebagai pertanggung jawaban , keterangan , seleksi atau lanjutan.





Sumber : Dr.Sumardi,M.Si
DOWNLOADS MATERI EVALUASI PEMBELAJARAN KLIK DISINI

Pendidikan Anak Usia Dini

Pendidikan Anak Usia Dini (UU Sisdiknas Bab I Butir 14)

Suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut



Selengkapnya klik Link angka dibawah ini untuk mendownloads

1

PDF1

PDF2

PDF3

PDF4

PDF5

PDF6

PDF7

PDF8

PDF9

PDF10

Sumber : Dr.Darsinah

MATERI PENGEMBANGAN KURIKULUM

RANGKUMAN MATERI SOAL UKG

1.       Kegiatan asesmen pada siswa sebagian besar dilakukan dengan :
·         Tanya jawab secara langsung
·         Tes formal /non formal
·         Mengamati sswa menyelesaikan masalah
2.       Agar penilaian obektif seorang guru harus menyusun kriteria dalam pemberian skor
3.       Cara mnhitung skor z adalah jarak antara (Skor tes -Rata-rata)/simpangan baku
4.       Kelebihan dari alat penilaian ceklist adalah pedoman penilaian lengkap
5.       Unit (Pembelajaran Terpadu) adalah melatih siswa untuk berfikir secara komprehensif dari berbagai disiplin ilmu/ berbagai aspek
6.       Pertimbangan dalam teknik penilaian proyek adalah memilih dan menggunakan alat dilapangan
7.       Kecepatan : Jarak /waktu
8.       Jarak : Kecepatan X waktu
9.       Waktu : Jarak/kecepatan
10.   Standar kompetensi lulusan adalah kemampuan yang harus dimiliki setiap lulusan dalam setiap mata pelajaran yang memiliki implikasi.
11.   Kelebihan soal obyektif adalah *materi luas *scoring cepat *dapat digunakan berulang
12.   Fungsi utama hati adalah mengtur kadar gula dalam darah
13.   Aspek-aspek yang menjadi karakteristik karya tulis antara lain : sikap penulis *struktur sajian*penggunaan bahasa.
14.   Perbandingan uang 2:3 jumlah uang 2.000.000 maka 2/5 X2.000.000=800.000 dan
3/5 x 2.000.000= 1.200.000 maka selisih uang mereka 1.200.000-800.000 =400.000
15.   Ciri-Ciri karya tulis antara lain *bahasa resmi*memaparkan bidang ilmu tertentu*disajikan sistematis.
16.   Fungsi hati :*menghasilkan empedu*meghilangkan racun*menyimpan vitamin dan zat besi*menyimpan glukosa*mengubah gula*memecah hemoglobin*
17.   Ranah afektif menurut taksonomi Krathwohl ada lima, yaitu:
1.PENERIMAAN.receiving (attending),keinginan memperhatikan sesuatu
2.RESPONSI.responding,bereaksi
3. ACUAN NILAI.valuing,
4 .ORGANISASI.organization, dan
5.KARAKTERISASI.characterization.
18.   Proses pada alveolus : pertukaran oksigen dan karbondioksida
19.   Pengelompokan artikel : - artikel telaahan - artikel teoritis
20.   Isilah pancasila dikemukakan oleh soekarno
21.   Desentralistik : kebijakan pemerintah untuk memberikan wewenang kepada daerah untuk mengembangkan kurikulum
22.   Kompetensi guru :
$ KOMPETENSI PEDAGOGIK : *kemampuan pemahaman terhadap peserta didik, *perancangan dan pelaksanaan pembelajaran, *evaluasi hasil belajar, dan *pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya.
$ Kompetensi Kepribadian
Kompetensi Kepribadian adalah kemampuan personal yang mencerminkan kepribadian yang mantap, stabil, dewasa, arif dan berwibawa, menjadi teladan bagi peserta didik, dan berakhlak mulia.

$ Kompetensi Profesional
Kompetensi Profesional adalah penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam, yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya, serta penguasaan terhadap struktur dan metodologi keilmuannya.
$ Kompetensi Sosial
Kompetensi Sosial adalah kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik, tenaga kependidikan, orang tua/wali peserta didik, dan masyarakat sekitar
23.   M2KDI yaitu: Malu- Mutu- Kerja- Disiplin- Ibadah.
24.   Landasan Pendidikan antara lain *
1.   Landasan Filosofis
a.   Pengertian Landasan Filosofis
Landasan filosofis bersumber dari pandangan-pandangan dalam filsafat pendidikan,
a)    Esensialisme
Esensialisme adalah mashab pendidikan yang mengutamakan pelajaran teoretik (liberal arts) atau bahan ajar esensial.
b)   Perenialisme
Perenialisme adalah aliran pendidikan yang megutamakan bahan ajaran konstan (perenial) yakni kebenaran, keindahan, cinta kepada kebaikan universal.
c)   Pragmatisme dan Progresifme
Pragmatisme adalah aliran filsafat yang memandang segala sesuatu dari  nilai kegunaan praktis, di bidang pendidikan, aliran ini melahirkan progresivisme yang menentang pendidikan tradisional.
d)   Rekonstruksionisme
Rekonstruksionisme adalah mazhab filsafat pendidikan yang menempatkan sekolah/lembaga pendidikan sebagai pelopor perubahan masyarakat.
2.    Landasan Sosiologis
1.  Hubungan sistem pendidikan dengan aspek masyarakat lain.
2.  Hubungan kemanusiaan.
3.  Pengaruh sekolah pada perilaku anggotanya.
4.  Sekolah dalam komunitas,yang mempelajari pola interaksi antara
sekolah dengan kelompok sosial lain di dalam komunitasnya.
3.    Landasan Kultural
4.  Landasan Psikologis(prinsip-prinsip belajar dan perkembangan anak)
5.    Landasan Ilmiah dan Teknologis
25.   Kompetensi sosial guru :
 1.      adat istiadat baik sosial maupun agama.
2.      budaya dan tradisi.
3.      inti demokrasi.
4.      estetika.
5.      apresiasi dan kesadaran sosial.
6.      sikap yang benar terhadap pengetahuan dan pekerjaan.
7.      Setia terhadap harkat dan martabat manusia.
26.  Kode etik adalah pedoman sikap, tingkah laku, dan perbuatan di dalam melaksanakan tugas dan kehidupan sehari-hari
KOMPETENSI PEDAGOGIK III
1.      Kemampuan menggunakan logika namun masih menggunakan benda-benda kongkrid pada siswa usia 7-12 th
2.      Kegemaran cerita yang bersifat kritis misalnya cerita pahlawan pada usia 10-12 th
3.      Penggunaan media sapu lidi,potongan kertas,kelereng,globe  yang menyangkut pembelajaran ipa adalah pada tahap sensori motorik/pengamatan peinderaan intensif terhadap lingkungan
4.      Asimilasi adalah pembauran dua kebudayaan yang disertai dengan hilangnya ciri khas kebudayaan asli sehingga membentuk kebudayaan baru.
5.      Usia 8-12 anak mulai memahami bahwa dirinya ada perbedaan dengan orang lain seperti sifat,sikap,watak,
6.      Gaya berfikir bebeas(field independent) siswa belajar mengerjakan soal dengan depat tetapi banyak kesalahan
7.      Teori belajar rekonstruktifisme belajar dibangun sedikit demi sedikit dan hasilnya diperluas melalui konteks yang terbatas.
*Siswa diberi kebebasan belajar menurut apa yang mereka inginkan, sesuai sumber-sumber yang tersedia
8.      Karakteristik teori belajar Tingkah Laku(behavioristik): *Pembelajaran mengutamakan bagian-bagian kecil,*pembelajaran mengutamakan pembentukan stimulus (rangsangan) dan respon.
9.      Kerajaan islam pertama di Idonesia adalah samudra pasai
10.  Macam-macam magnet :-magnet U,Magnet Batang,magnet Ladam
11.  Nagasaki di bom sekutu pada tanggal 9 Agustus 1984
12.  Inovasi merupakan suatu perubahan tingkah laku yang secara kualitatif berbeda dengan sebelumnya ,disengaja untuk meningkatkan kemampuan dalam mencapai tujuan : SANTOSO S.HAMIDJAYA
13.  Sebuah kubus panjang rusuknya 1 sisinya 7dm maka volume kubus adalah 7x7x7 ;343 dm3
14.  Sekitar tahun 6000 masehi di pulau Sumatra terdapat kerajaan Sriwijaya
15.  Pembelajaran KOntekstual adalah pembelajaran yang membiasakan siswa belajar dengan lingkungan
16.  Karakteristik siswa sd dari segi fisik misalnya :
-          Variasi besar dan tinggi
-          Ketrampilan visik memainkan permainan
-          Kemampuan motorik halus
17.  Para menteri dipilih presiden
18.  Cara-cara anak belajar dari fase moral misalnya :
-          Coba/ralat
-          Pendiddikan langsung
-          Identifikasi
19.  Vegetative buatan pada tumbuhan misalnya mengenten,mencangkok,stek
20.  Vegetatif alami pada tumbuhan misalnya rhizome,geragih,stolon
21.  Sumbu simetri lipat pada segilima beraturan adalah 5
22.  Perkembangan peserta didik dari aspek social misalnya :
-          Menyukai teman sebaya sesama jenis
-          Usia berkelompok
23.  Kerajaan Taruma Negara berdiri pada 450 M
24.  Kopetensi guru berdasarkan permendiknas 16 tahun 2007 adalah :kepribadian,pedagogic,professional, dan social
25.  Standar Pengelolaan : Standar nasional pendiddikan yang berkaitan dengan perencanaan,pelaksanaan,pengawasan pendiddikan [ada tingkat satuan pendiddikan.
26.  Kompetensi Dasar : Sejumlah kemampuan yang harus dimiliki peserta didik dalam maata pelajaran tertentu sebagai rujukan untuk menyusun indicator
27.   Permndiknas NO 41 tahun 2007 tentang standar proses adalah setiap guru wajib membuat RPP
28.  Aspek perkembangan emosional siswa SD adalh mulai muncul perasaan simpati kepada orang yang lebih dewasa.
29.  Ujung jarum magnet yang menunjukan arah utara biasanya diberi warna merah/hiatm
30.  Hewan berkaki sepuluh disebut DEKAPODA
31.  Hewan bersel 1 disebut AMOBA
32.  Batu apung digunakan untuk mengasah kayu sepaya halus
33.  Batubara dapat digunakan dalam pembuatan nilon dan kokas
34.  Hasil kerja panitia Sembilan adalah piagam Jakarta
35.  Tujuan pembelajaran berbasis masalah :
a.        Membantu siswa mengembangkan kemampuan berpikir dan keterampilan pemecahan masalah
b.      Belajar peranan orang dewasa yang autentik
c.      Menjadi pemelajar yang mandiri
d. mamahami materi secara menyeluruh
e.berfikir rasional,
36. Pembelajaran kooperatif lerning perdasarkan filsafat konstruktifisme memfokuskan pada kelompok kecil
37. Pembelajaran Kooperatif learning Jigsaw yaitu siswa melakukan suatu kegiatan belajar dengan cara bekerja sama dengan siswa lain untuk mencapai tujuan bersama. Model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw adalah sebuah model belajar kooperatif yang menitik beratkan kepada kerja kelompok siswa  dalam bentuk kelopok kecil
38. Ciri pembelajaran CTL
1) Adanya kerja sama antar semua pihak;
2)Menekankan pentingnya pemecahan masalah atau problem;
3) bermuara pada keragaman konteks kehidupan murid yang berbeda-beda;
4) saling menunjang;
5) menyenangkan tidak membosankan;
 6) belajar dengan bergairah;
7) pembelajarn terintegrasi;
8) menggunakan berbagai sumber;
9) murid aktif;
10) sharing dengan teman;
11) murid kritis, guru kreatif;
12) dinding kelas dan lorong-lorong penuh dengan hasil karya murid peta-peta, gambar, artikel, humor, dan sebagainya;

13) laporan kepada orang tua bukan hanya rapor, tetapi hasil karya murid, laporan hasil pratikum, karangan murid, dan sebagainya.